Kebahagiaan
KEBAHAGIAAN
Alhamdulillah, Nahmaduhu, wanas'tainuhu, wanastaghfiruhu
Washolatu wassalamu 'ala Rosulillah SAW, wa'aalihi, washohbibi wasallam.
Sesungguhnya kebahagian hidup manusia di dunia yang sementara dan di akhirat yang selama-lamanya telah Alloh SWT. letakkan dalam iman dan amal agama yang sempurna....
Seandainya kebahagiaan itu ada dalam kebendaan-kebendaan, dalam uang dan kekayaan, tentu yang merasakan kebahagiaan hanyalah mereka yang kaya dan memiliki uang banyak. Dan tentunya yang paling sukses merasakan kebahagiaan adalah si Qorun La'natulloh 'alaih.. tetapi kita semua tahu bahwa Qorun yang hidup di jaman nabi Musa as. adalah seorang yang paling celaka, bukan saja kekayaannya yang sangat banyak itu ditelan oleh bumi tetapi juga dirinya ditelan bumi bahkan 'Naudzubillah' di akhirat kelak ia akan di bangkitkan dalam keadaan Alloh murka kepadanya....
Begitulah juga Kebahagaian tidak ada dalam pangkat dan jabatan. Seandainnya Kebahagiaan Hidup ada dalam pangakat dan jabatan tentu yang merasakan kebahagian adalah mereka yang punya pangkat dan jabatan. Dalam hal ini tentunya yang paling sukses merasakan kebahagiaan adalah si Fir'aun la'natulloh alaih, padahal kita semua sudah mafhum bahwa Fir'aun adalah raja yang sangat kejam dan biadab dan menjadi musuh nabi Musa as. Fir'aun pun tidak bahagia ia adalah raja yang sangat gelisah, penuh kekhawatiran dan singkat cerita Fir'aun pun tenggelam di laut merah dengan seluruh panglima dan prajuritnya..... bahkan karena sangat hinanya Fir'aun tidak diterima jasadnya oleh air laut - dimuntahkan lagi ke bumi dan kemudian bumipun tidak sudi menerimanya.. sehingga ia diabadikan Alloh SWT sebagai bukti manusia terkutuk yang bukan saja kejam tetapi ia juga berani mengaku sebagai tuhan, na'udzubillah. .....
bersambung.....
0 Response to "Kebahagiaan"
Post a Comment